Buah Jatuh Tidak Jauh Dari Pohonnya
Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah awal penebusan kita dari “kematian”. Selanjutnya kita memasuki suasana baru, kita yang telah ditebus, kini menjadi anak-anak Allah. Kita yang tadinya adalah ‘budak’ dosa, telah ditebus oleh Allah Bapa dengan darah Anak-Nya yang mahal. Bukan untuk menjadi ‘budak’ Allah sebagaimana lazimnya dalam jual-beli budak zaman dahulu tetapi untuk menjadi anak-anak-Nya. Inilah salah satu penyataan terbesar dalam kitab Perjanjian Baru, bahwa Allah, yang Mahapengasih telah menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya. Hal ini menjadi pengingat; bahwa Allahlah yang berinisiatif untuk menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya, bukan atas usaha kita sendiri.









